Masjid Al Ikhlas adalah salah satu dari sekian masjid yang berada di sekitar Kota Medan. Masjid yang terletak di daerah simpang limun Kota Medan ini berada persis di jalan masuk pasar tradisional masuk gang Al Ikhlas samping kampus LP3I di Jl. Raya SM. Raja. Mayoritas donatur masjid adalah para pedagang yang tiap hari berjualan di pasar itu.

Dibandingkan dengan masjid-masjid di sekitarnya yang pernah saya kunjungi, masjid ini tergolong relatif lebih bagus dan rapi dilengkapi alat pendingin yang sangat memadai. Maka tak heran ketika bulan puasa yang lalu, sehabis shalat dhuhur berjamaah banyak jamaah yang menyempatkan tiduran sejenak menikmati dinginnya ruang masjid itu sampai menunggu datangnya waktu asar. Masjid yang diketuai oleh Bapak Gading Hasyim Nasution ini direncanakan dua lantai namun yang sudah siap digunakan baru satu lantai.

Nampak luar biasa dari masjid ini adalah mihrabnya yang dilapisi dengan kaligrafi kuningan emboss (etching) full. Mihrab nampak lebih mewah dengan kilauan kuningan seperti emas. Bentuk mihrab seperti mihrab masjid pada umumnya. Motif-motif kembang emboss dan kaligrafinya benar-benar melahirkan nuansa spiritual. Tidak banyak masjid yang memiliki mihrab dengan hiasan interior seperti ini. Proses pembuatannya memakan waktu satu bulan dan pemasangan satu minggu. Pra produksi berikut survey kurang lebih satu minggu. Total waktu yang dibutuhkan untuk penyelsaian pekerjaan in adalah 1,5 bulan.

Di akhir sisa waktu pemasangan, kami tim lembagaqurani berkesempatan diajak oleh Ketua DKM, Bapak Gading Hasyim Nasution keliling kota Medan. Mengunjungi beberapa tempat antara lain kuliner "UCOK DURIAN" yang paling populer, karena katanya belum dikatakan ke Medan kalau belum ke UCOK DURIAN dan BIKA AMBON. Tak lupa juga ISTANA MAIMUN, Masjid Agung Medan. Terima kasih Pak Gading dan para pengurus lainnya. JAZAAKUMULLAH KHAIRAL JAZAA'
lanjutannya klik di sini...

Sunday, March 23, 2014

Harga Jasa Penulis Kaligrafi

Seiring dengan perkembangan seni kaligrafi khususnya di Indonesia lebih khusus lagi di daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta, kebutuhan akan produk seni kaligrafi semakin bertambah pula. Atau sebaliknya, karena kebutuhan terhadap seni kaligrafi bertambah, maka otomatis mempengaruhi perkembangan seni kaligrafi itu sendiri. Dengan sendirinya akan lebih banyak lagi membutuhkan jasa seorang penulis kaligrafi (kaligrafer) atau khattat. Kondisi inilah yang terjadi saat ini. Penulis kaligrafi lahir dan tumbuh secara signifikan. Implikasinya adalah semakin tingginya persaingan harga jasa penulisan kaligrafi dari semua kategori. Dalam hukum ekonomi berlaku "demand and supply" atau dalam pepatah bahasa Arab "Kullu syai-in idzaa katsura rakhusha illaa al Adaab". lanjutannya klik di sini...

Friday, March 21, 2014

www.lembagaqurani.com

Terhitung dari tanggal 18 Maret 2014 yang lalu, domain lembagaqurani kembali lagi menggunakan sub domain blogspot, artinya kembali ke www.lembagaqurani.blogspot.com seperti yang tayang ini. Sebelumnya selama beberapa tahun menggunakan domain berbayar dengan alamat seperti judul posting di atas. Peringkat rating di google cukup bagus. Dengan sedikit rasa kecewa, saya dan tim lembagaqurani lainnya terpaksa harus menerima kenyataan ini. Bukan hanya kami, para pelanggan dan calon pelanggan kami akan lebih kecewa tidak bisa akses ke website kami yang alamat url-nya sudah tersebar kemana-mana. Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya karena perusahaan domain di mana saya register domain ternyata sudah tidak aktif, alias tutup. Tidak ada akses sama sekali kemana saya harus menghubungi.

Beberapa perusahaan webhosting lainnya sudah saya hubungi menanyakan kemungkinan apakah bisa register baru dengan domain yang sama. Semuanya menjawab tidak bisa kecuali diketahui kode 'unique' nya dari register yang lama. Solusi yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan menunggu beberapa waktu sampai domain itu 'terlelang' dengan sendirinya dan selanjutnya register di perusahaan webhosting baru dengan domain yang sama.

Bagi para pelanggan yang sudah biasa akses www.lembagaqurani.com dan calon pelanggan yang mungkin sudah mencatat alamat website kami melalui katalog dan website lainnya, untuk sementara bisa mengakses melalui www.lembagaqurani.blogspot.com. Atau melalui website kami lainnya :
www.rumahkaligrafiqurani.blogspot.com
www.quranicatalogue.blogspot.com
www.indograp.blogspot.com
www.lembagaqurani.indonetwork.co.id
lanjutannya klik di sini...

Monday, April 29, 2013

Kaligrafi Tembaga

Kaligrafi tembaga adalah kaligrafi yang dibuat menggunakan bahan tembaga. Kaligrafi ini dibuat dalam bentuk huruf 3 dimensi atau sering disebut kaligrafi timbul. Ketimbulan huruf bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan atau proporsi ukuran tinggi huruf. Semakin tinggi huruf itu maka ukuran ketebalan atau timbulnya semakin tinggi pula.
Produk kaligrafi timbul ini tergolong mewah di samping lebih artistik karena bentuk hurufnya yang timbul apalagi terbuat dari bahan tembaga. Bahannya paling mahal di antara bahan metal lainnya, kuningan, stainless, atau galvanil. Bukan hanya mahal, bahan ini harus dipesan inden.

Di masjid-masjid, kaligrafi timbul dengan bahan tembaga ini biasanya hanya untuk tulisan Allah dan Muhammad atau kalimat tahlil dan syahadat. Karena mahalnya produk kaligrafi jenis ini, maka hanya masjid yang memiliki dana cukup dengan bangunan yang relatif bagus yang berminat produk ini. Beberapa masjid yang sudah menggunakan kaligrafi ini adalah Masjid Raudhatul Jannah Cimanggis Depok, Masjid Ar Rahmah Tanjung Perak Surabaya, Masji Al Muttaqin Komp. TNI-AL Ciangsana Bogor.

Bahan tembaga ini selain untuk huruf timbul, juga bisa dibuat dalam bentuk embos/etsa. Bentuk tulisan/huruf tidak setebal huruf timbul. Tulisan berbentuk seperti diukir sehingga memberikan jarak antara tulisan dan dasar tulisan. Jika permukaan tulisan diraba, maka akan terasa perbedaan antara permukaan huruf dan dasar tulisan. Antara tulisan dan dasar tulisan tidak bisa dipisahkan merupakan satu kesatuan. Berbeda dengan kaligrafi timbul. Kaligrafi timbul bisa menggunakan bahan dasar tulisan dari jenis bahan yang lain.
lanjutannya klik di sini...

Thursday, April 26, 2012

Kaligrafi Kuningan

PhotobucketKaligrafi kuningan judul "Qul Inna Shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin" (Sesungguhnya shalatku dan ibadahku dan hidupku dan matiku hanyalah bagi Allah Tuhan semesta alam) dikenal juga dengan sebutan doa "Iftitah" yang biasa dibaca di permulaan shalat, terbuat dari plat kuningan didisain dalam bentuk oval horizontal dengan ketebalan huruf 2cm. Karya original Lembagaqurani ini dibuat untuk pertama kalinya dengan kategori bahan kuningan atas pesanan dari Masjid Nurul Iman Komplek Pertamina Gas Tegal Gede Cikarang menyusul karya-karya lain yang sudah dibuat.

Ditulis menggunakan khat tsuluts jaly dengan susunan huruf yang proporsional dan kaidah yang benar. Karya ini dibuat bareng oleh H. Mahmud Basri dan Abulladi Elqail. Dibuat dari bahan plat kuningan berukuran 0,8 mm dengan ketinggian atau ketebalan huruf 2 cm. Proses pembuatan dengan teknik patri/solder bukan diketok.

Dilihat dari maknanya, kaligrafi ini sangat cocok dipasang di bagian utama / tengah mihrab masjid atau mushalla baik yang menggunakan dinding keramik atau dinding biasa.
Jika berminat terhadap produk ini, hubungi kami!
lanjutannya klik di sini...

Related Posts with Thumbnails