Thursday, April 21, 2016

Kaligrafi Sanblas

Kaligrafi sanblas adalah kaligrafi yang dibuat dari stiker sanblas yang proses pembuatannya menggunakan mesin cutting stiker atau mesin plotter. Warna stiker sanblas blur (teduh)akan tetapi tetap bisa menyerap sinar atau cahaya dari luar. Berbeda dengan stiker biasa yang tidak bisa menyerap warna sehingga apabila terkena cahaya atau sinar dari luar tulisan menjadi gelap.

Karena sifatnya yang bisa menyerap cahaya, maka stiker sanblas ini hanya cocok dipasang di atas media yang transparan atau tembus cahaya seperti kaca, akrilik, dan sejenisnya. Tulisan atau gambar akan terlihat dengan indah teduh tidak silau jika media tersebut terkena pancaran sinar atau cahaya.

Secara teknik, proses pembuatan sanblas ini lebih praktis namun lebih detil dibandingkan dengan pembuatan sanblas yang konvensional. Gambar atau tulisan bisa dibuat lebih presisi walaupun rumit namun tetap bisa apalikasikan di atas media. Karena alasan di atas maka tidak heran stiker sanblas masa sekarang banyak digunakan di masjid-masjid, perkantoran, perumahan dan lain-lain. Di masjid-masjid sudah banyak menggunakan bahan sanblas untuk motif islami dan kaligrafi. Beberapa sampel kaligrafi dan motif-motif islami yang dibuat menggunakan sanblas bisa dilihat di sini! lanjutannya klik di sini...

Tuesday, May 19, 2015

Kaligrafi Digital

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah posting dengan judul yang sama seperti postingan kali ini, yaitu menjelaskan tentang kaligrafi digital yang belakangan ini saya sering juga mendapatkan pesanan atau order. Ada beberapa 2 kategori tentang kaligrafi digital. Pertama, kaligrafi ini dibuat full menggunakan software tertentu sehingga hasilnyapun terlihat dengan jelas sangat berbeda dengan tulisan manual. Kedua, kaligrafi ini dibuat/ditulis manual namun menggunakan perangkat komputer (mouse) layaknya menggambar. Dengan proses ini maka format image keduanya berformat grafik vektor dengan resolusi yang tinggi, sehingga hasil cetaknya sangat tajam walaupun diperbesar berlipat-lipat.Proses output (cetak) keduanya menggunakan printer digital. Inilah yang kemudian disebut dengan kaligrafi digital. Lembagaqurani sejak awal sudah mengembangkan kaligrafi digital kategori kedua. Tulisan ditulis manual oleh khattat yang mahir mengoperaikan perangkat komputer dengan program disain grafis, seperti Adobe Illustrator dan Adobe inDesign. Hasil tulisan nyaris sempurna seperti tulisan tangan di atas kertas. Beberapa karya yang sudah dibuat adalah ayat kursi seperti pada gambar posting ini, surat yasin, dan kalimah-kalimat thayyibah yang lain. Sebagian sudah dipesan dan dipasang di masjid di Singapura dan Malaysia.

Keunggulan kaligrafi digital :
  1. Tulisan mudah dikoreksi/diperbaiki tanpa harus membuat ulang
  2. Tulisan bisa diperbesar dan diperkecil sesuai kebutuhan karena berformat vektor
  3. Tulisan bisa dicetak ke dalam media apapun dengan mudah dan cepat
  4. Tulisan bisa diedit ulang ke dalam model dan bentuk yang dikehendaki
  5. Kapasitas produksi jauh lebih tinggi
  6. Harga jauh lebih murah dan masih banyak lagi keunggulan-keunggulan lainnya
lanjutannya klik di sini...

Tuesday, December 23, 2014

Kaligrafi Masjid Al Munawwarah Polman

Masjid Al Munawwarah boleh jadi menjadi masjid kebanggaan warga Kota Polewali Mandar Sulawesi Barat. Tidak saja dari kemewahannya, masjid yang terletak dekat pantai Pelabuhan Polewali Mandar ini sudah lama dinanti warga setempat karena proses pembangunan relatif cukup lama hampir 4 tahun dan baru beberapa bulan bisa dipakai walaupun belum seluruhnya selesai/rampung

Masjid ini dibangun dan dibiayai oleh seorang pengusaha sukses asal daerah setempat, Bapak H. Hendra Singkarru yang tinggal di Jakarta. Bahkan Beliau berencana akan membangun sebuah masjid lagi di sekitar daerah itu. Berkat jasanya, kesabaran dan ketekunannya serta kepeduliannya terhadap daerahnya asalnya, maka tak heran beliau sangat disegani dan dihormati. Hal itu terlihat dari tingkat partisipasi warga yang cukup antusias dalam proses pembangunan dan dalam memakmurkan masjid itu. Alhamdulillah, kami LembagaQurani juga diberikan amanah untuk pengerjaan kaligrafi, mulai dari kubah sampai kaligrafi dinding dibuat dari bahan kuningan. Mudah-mudahan Allah swt. senantiasa memberikan kepadanya dan keluarganya kesehatan, panjang umur, keberkahan dan kemudahan rezki, amin.

Di bawah ini adalah kaligrafi ayat kursi dan ayat-ayat lainnya koleksi di masjid tersebut :

lanjutannya klik di sini...

Masjid Al Ikhlas adalah salah satu dari sekian masjid yang berada di sekitar Kota Medan. Masjid yang terletak di daerah simpang limun Kota Medan ini berada persis di jalan masuk pasar tradisional masuk gang Al Ikhlas samping kampus LP3I di Jl. Raya SM. Raja. Mayoritas donatur masjid adalah para pedagang yang tiap hari berjualan di pasar itu.

Dibandingkan dengan masjid-masjid di sekitarnya yang pernah saya kunjungi, masjid ini tergolong relatif lebih bagus dan rapi dilengkapi alat pendingin yang sangat memadai. Maka tak heran ketika bulan puasa yang lalu, sehabis shalat dhuhur berjamaah banyak jamaah yang menyempatkan tiduran sejenak menikmati dinginnya ruang masjid itu sampai menunggu datangnya waktu asar. Masjid yang diketuai oleh Bapak Gading Hasyim Nasution ini direncanakan dua lantai namun yang sudah siap digunakan baru satu lantai.

Nampak luar biasa dari masjid ini adalah mihrabnya yang dilapisi dengan kaligrafi kuningan emboss (etching) full. Mihrab nampak lebih mewah dengan kilauan kuningan seperti emas. Bentuk mihrab seperti mihrab masjid pada umumnya. Motif-motif kembang emboss dan kaligrafinya benar-benar melahirkan nuansa spiritual. Tidak banyak masjid yang memiliki mihrab dengan hiasan interior seperti ini. Proses pembuatannya memakan waktu satu bulan dan pemasangan satu minggu. Pra produksi berikut survey kurang lebih satu minggu. Total waktu yang dibutuhkan untuk penyelsaian pekerjaan in adalah 1,5 bulan.

Di akhir sisa waktu pemasangan, kami tim lembagaqurani berkesempatan diajak oleh Ketua DKM, Bapak Gading Hasyim Nasution keliling kota Medan. Mengunjungi beberapa tempat antara lain kuliner "UCOK DURIAN" yang paling populer, karena katanya belum dikatakan ke Medan kalau belum ke UCOK DURIAN dan BIKA AMBON. Tak lupa juga ISTANA MAIMUN, Masjid Agung Medan. Terima kasih Pak Gading dan para pengurus lainnya. JAZAAKUMULLAH KHAIRAL JAZAA'
lanjutannya klik di sini...

Sunday, March 23, 2014

Harga Jasa Penulis Kaligrafi

Seiring dengan perkembangan seni kaligrafi khususnya di Indonesia lebih khusus lagi di daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta, kebutuhan akan produk seni kaligrafi semakin bertambah pula. Atau sebaliknya, karena kebutuhan terhadap seni kaligrafi bertambah, maka otomatis mempengaruhi perkembangan seni kaligrafi itu sendiri. Dengan sendirinya akan lebih banyak lagi membutuhkan jasa seorang penulis kaligrafi (kaligrafer) atau khattat. Kondisi inilah yang terjadi saat ini. Penulis kaligrafi lahir dan tumbuh secara signifikan. Implikasinya adalah semakin tingginya persaingan harga jasa penulisan kaligrafi dari semua kategori. Dalam hukum ekonomi berlaku "demand and supply" atau dalam pepatah bahasa Arab "Kullu syai-in idzaa katsura rakhusha illaa al Adaab". lanjutannya klik di sini...

Related Posts with Thumbnails